1512 | Arisan Puisi GTBP
Kata picisan ini kami layangkan,
Buat saudara seperjuangan.
Semangatlah kalian jangan menyerah,
Al-Aqsa selamanya milik kita.
- Ellshazraa
Kita punya pencipta yang agung,
Maha kuasa memberi penentuan dalam perancangan,
Doa yang tidak putus-putus,
Senjata paling agung tidak dapat dibandingkan.
- Bahira
Dibandingkan dengan segala seksa,
Sungguh dahsyat kalian semua menderita,
Raungan kalian tiada pendengarnya,
Jelaslah agenda durjana yang menyembunyikannya.
- beau
Menyembunyikannya tidak semudah yang disangka,
Perit dan pedih seakan sudah terbiasa,
Darah dan nyawa menjadi mainan mereka,
Demi al-aqsa rela kalian korbankan tubuh.
- zaa
Tubuh yang longlai bukan sia-sia,
Pertahan agama negara tercinta,
Manusia dunia mampu bicara ,
Namun hanya mereka tahu segalanya.
- ds
Segalanya yang menyebabkan cinta dan negara,
Bersatu terus di dinding kalbu,
Engkau tahu? Bagaimana sakitnya jiwa ini?
Persis hati yang ditikam bertubi.
- Pena menulis
Bertubi tubi hentaman menerpa kalian ,
Manusia disini hanya mampu membuat kesimpulan ,
Sedangkan kalian menghadap perbalahan dan amukan ,
Maafkan kami yang disini dalam kelalaian.
- Chuaa
15DIS2017, 2000pm.
Kolaborasi 7 Pemuisi GTBP
Sunday, 24 March 2019
Sunday, 15 October 2017
Orang Buat Jahat, Kena Balas Balik ?
Pernah tak korang dengar ayat, "Buat baik di balas baik, buat jahat di balas jahat ?".
Maksudnya disini bila ada orang berbuat jahat dengan kita, bukan kita orangnya yang akan buat jahat semula pada mereka. Ya, bukan. Kerana walaubagaimana jahat sekali pun perbuatan orang lain terhadap kita-- kita jangan balas ! Biarlah suatu hari nanti dia akan terima balasan daripada orang lain. Sesungguhnya Allah Maha Adil dan Maha Berkuasa.
Kita? Tak perlu menyimpan dendam untuk balas perbuatan jahat mereka terhadap kita.
"Be like the flower that gives its fragrance to even the hand that crushes it".
Saya teringat kisah Rasulullah SAW yang membantu seorang buta walaupun si buta itu mencaci maki Rasulullah kerana mendengar fitnah tentang Baginda. Ya kawan, Rasulullah menyuap si buta itu dengan makanan sedangkan si buta itu sedang memaki hamun Baginda kerana dia tidak nampak dan tidak tahu, tangan siapa yang menyuap mulutnya selama ini.
Lihatlah peribadi Baginda SAW. Walau orang menghina dan tak suka kita, walau orang benci dan jahat dengan kita, kita tak perlu balas. Tapi-- jika orang berbuat baik dengan kita. Ya, kita wajib berbuat baik dengan mereka.
Sayang-- ingat, jadilah seperti bunga. Walaupun orang yang memetik itu menhancurkannya; tetapi dia tetap meninggalkan bau wangi pada tangan si pemetik itu 🌸
Ellshazraa, 2017
Subscribe to:
Posts (Atom)